Rabu, 06 April 2011

Mainan Aman Untuk Anak

Pernahkah kita berpikir bahwa mainan anak-anak yang dijual bebas aman bagi anak?

Faktanya, Asosiasi Penggiat Mainan Edukatif dan Tradisional Indonesia (APMETI), 2007, menelusuri bahwa mainan murah yang dipasok dari Cina mengandung kira-kira 80% timbal dan racun. Sungguh angka yang sangat tragis mengingat sebagian besar masyarakat kita sangat tergantung pada produk-produk cina. Kebanyakan mainan dengan harga murah dibuat dari bahan yang telah didaur ulang beberapa kali. Dalam ilmu kimia, timbal (Pb) seringkali dicampurkan pada zat yang berwarna. Fungsinya untuk mengikatkan molekul zat warna pada bahan yang akan dilapisi.

Produk mainan dari cina tidak mempertimbangkan kualitas, hanya mempertimbangkan bentuk yang lucu atau warna yang meriah. Mainan dengan kualitas rendah terbuat dari bahan yang mudah terurai jika terkena panas. Penguraian tersebut menghamburkan timbal ke udara. Akibatnya jika dimainkan dalam jangka waktu lama, timbal akan terhirup dalam pernafasan. Efek ini akan timbul setelah timbal mengendap dalam tubuh yaitu saat anak-anak sudah memasuki usia sekolah. Gangguan yang timbul adalah kelainan otak dan darah, penyakit yang diderita berupa autis, sakit pernafasan, asma, dan lemah konsentrasi.

Lalu bagaimana solusinya? Kalo gitu anak-anak dilarang membeli mainan, daripada nanti kenapa-kenapa. Eit…tunggu dulu, itu bukan solusi terbaik. Kasihan anak kan? bermain adalah hak anak, kita tidak boleh melarang sembarangan. Solusi masalah tanpa masalah adalah dengan membuat mainan sendiri yaitu PLAY DOUGH (PLAY DOH). Ini bukan barang baru, namun belum banyak yang tahu. Play dough merupakan mainan dari lilin yang dapat diubah-ubah bentuknya. Namun untuk membuat sendiri kita tidak menggunakan lilin tetapi diganti dengan bahan lain.

Keuntungan PLAY DOUGH

1. aman bagi anak

2. tidak mengandung timbal, cat dan racun

3. mudah dibuatnya

4. murah

5. anak lebih kreatif dan imajinatif

Cara membuat PLAY DOUGH

Bahan :

1 cangkir garam

3 cangkir tepung terigu

1 sdm minyak goreng

Pewarna makanan (sesua selera : hijau, merah, kuning, dll)

1 cup air

Cara membuat :

1. campur garam dan tepung terigu, aduk rata, tambahkan minyak

2. Tambahkan tetesan pewarna makanan ke dalam air

3. Tuang air yang telah diberi pewarna ke dalam campuran terigu dan garam

4. Masukkan minyak goreng

5. Uleni adonan hingga kalis, PLAY DOUGH siap digunakan



catatan :

Playdough dapat digunakan kembali setelah si kecil selesai bermain, masukkan dalam kotak plastik

dan tutup rapat. Atau bungkus dengan plastic wrap / cling film. Lalu masukkan ke dalam lemari es,

playdough pun dapat dimainkan kembali oleh si kecil sewaktu-waktu.

• Jika adonan menjadi lengket setelah disimpan dalam lemari es, bubuhi sedikit tepung terigu dan

uleni kembali adonan hingga kalis.

• Jika si kecil sampai menelan adonan playdough ini secara tidak sengaja tentunya akan lebih aman dan tidak begitu khawatir karena ibu mengetahui bahan-bahan yang terkandung di dalam playdough yang dibuat sendiri dibandingkan dengan playdough yang beli di toko.


Mudah kan membuatnya? Supaya lebih seru, buatlah play dough bersama anak, ini akan merekatkan hubungan kasih sayang dan kebersamaan. Adonan play dough mirip dengan lilin malam, hanya lilin malam dibuat dari residu (ampas padat) dari minyak bumi. Play dough dapat dibuat berbagai bentuk, misalnya anak bermain membuat kue donat atau kue putri salju.

Selamat mencoba ya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar